TIPS SUKSES MEMBUAT DONAT

Seiring perkembangan dunia kuliner, terutama pastry dan bakery, donat dikatakan sempurna jika memiliki tekstur lembut, tidak terlalu berat tetapi tidak terlalu kopong dan memiliki rasa manis gurih.

            Adonan donat sendiri terdiri dari dua jenis, adonan yang dikembangkan dengan ragi seperti adonan roti dan adonan kental seperti adonan cake.

            Donat dari adonan tepung terigu yang diberi campuran ragi mempunyai kadar lemak 25 persen dari berat donat. Sedangkan donat kental seperti adonan cake mengandung kadar lemak sebesar 20 persen. Donat dari adonan cake cukup digoreng selama 90 detik sambil dibolak-balik hingga matang. Suhu minyak saat menggoreng sebaiknya antara 190o Celcius hingga 198o Celcius.

            Sedangkan donat yang terbuat dari adonan ragi memerlukan waktu penggorengan yang lebih lama (sekitar 150 detik) dalam minyak bersuhu 182o hingga 190o Celcius.

            Setelah matang, permukaan donat dapat diberi taburan atau topping beragam. Bisa juga diberi isian dengan cara disuntikkan menggunakan spuit ke dalam donat. Bagi yang ingin membuat donat, jangan lupa perhatikan tips berikut agar hasilnya sempurna.

1)      Selalu gunakan alat yang bersih dan kering

2)      Campurkan bahan donat dimulai dari bahan kering, dilanjutkan dengan bahan lainnya.

3)      Gunakan tepung terigu protein sedang agar dapat membentuk kerangka donat yang bagus.

4)      Cek kesegaran dan masa kadaluarsa ragi. Karena ragi yang sudah rusak tidak akan membuat adonan mengembang.

5)      Gunakan susu untuk mengganti cairan, agar tekstur donat lebih lembut, aroma dan rasa lebih enak.

6)      Aduk atau uleni adonan donat hingga bena-benar kalis dan elastis. Cek dengan cara menarik adonan. Jika adonan telah liat seperti karet berarti adonan telah tercampur sempurna.

7)      Banting-banting adonan donat beberapa kali, bulatkan dan diamkan selama 30 menit hingga mengembang. Tutup adonan dengan kain basah untuk mencegah penguapan.

8)      Jika adonan sudah mengembang, bentuk bulat dan berlubang tengahnya tetapi jangan terlalu besar. Diamkan kembali agar mengembang

9)      Perhatikan waktu pengembangan adonan. Adonan donat diistirahatkan dua kali agar mengembang sempurna. Pengembangan pertama biasanya butuh waktu 30 menit. Sedangkan pengembangan kedua sekitar 15 menit. Jika adonan terlalu lama mengembang atau over proffing akan berpengaruh terhadap rasa dan teksturnya. Donat akan cepat gembos setelah diangkat dari penggorengan, menyerap lebih banyak minyak dan rasanya agak masam.

10)  Goreng donat dalam minyak banyak (deep frying) hingga brwarna kecoklatan.

11)  Saat menggoreng bisa ditambahkan minyak padat dengan perbandingan 2:1 agar donat lebih renyah dan tidak mudah kempis ketika dingin. Bisa juga hanya menggunakan minyak padat untuk menggoreng.

12)  Saat menggoreng donat secara manual (tanpa mesin khusus donat), gunakan sumpit. Putar-putar pada lubang donat untuk menjaga bentuk donat.

Diambil dari majalah selera juli 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s