PUTU AYU LABU KUNING

Memiliki blog masakan itu harus rajin mengolah bahan masakan menjadi sebuah hidangan yang lezat. Harus kuat melawan rasa malas yang tiba – tiba muncul entah dari mana datangnya.

Dan setelah saya bisa melawan rasa malas itu, akhirnya memutuskan akan membuat hidangan yang berbahan dari labu kuning. Sebenarnya ada banyak olahan kreatif berbahan labu kuning ini. Tapi saya ingin membuat yang mudah dulu.

Resep yang saya ambil dari tabloid koki edisi 329 ini sudah lama saya baca. Tapi niat untuk mencobanya masih maju mundur.

Jadi inilah salah satu olahan berbahan labu kuning, Putu Labu Ayu Kuning.

Bahan :

  • 5 butir telur ayam
  • 125 g gula pasir
  • 1 ½ sendok teh cake emulsifier
  • ¼ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh vanili bubuk
  • 125 gram tepung terigu protein sedang
  • 125 gram labu kuning kupas, kukus dan haluskan
  • 125 ml santan kental dari ½ butir kelapa
  • Pewarna orange secukupnya

Bahan lapisan :

  • 150 gram kelapa parut
  • Garam secukupnya

Cara membuat :

  1. Lapisan : campur semua bahan, aduk rata. Panaskan panci pengukus, kukus kelapa parut lebih kurang 15 menit. Angkat.
  2. Siapkan cetakan kue putu ayu beroles minyak. Beri kelapa parut kukus hingga 1/3 tingi cetakan (atau sesuai selera). Lakukan hingga kelapa parut habis.
  3. Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang dan kental. Masukkan garam dan vanili, kocok hingga rata.
  4. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit bergantian dengan santan dan labu kuning. Aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tambahkan pewarna orange, aduk rata.
  5. Panaskan panci pengukus. Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah diberi kelapa parut. Kukus adonan selama kurang lebih 20 menit hingga matang. Angkat, bioarkan uapnya hilang. Keluarkan dari cetakan dan sajikan.

putu-ayu-labu-upl

LABU KUNING

LABU KUNING PENGGANTI TEPUNG

Buah yang biasa disebut labu kuning atau waluh ini sebetulnya memiliki banyak potensi sebagai bahan makanan pokok atau setidaknya untuk substitusi makanan pokok. Sayangnya, di masyarakat kita, konsumsi buah ini tidak begitu tinggi. Dulu, para petani di kampung-kampung biasa menanamnya di pekarangan atau pematang sawah dan menjadikannya sebagai sumber karbohidrat”

            Buahnya yang berwarna kuning-orange bisa direbus begitu saja lalu dihidangkan seperti ubi rambat atau ubi kayu. Rasanya yang manis dan teksturnya yang sangat lembut membuat buah ini bisa dikonsumsi semua orang, mulai dari balita sampai orang tua. Tak hanya direbus, buah labu kuning juga biasa dimasak dengan santan seperti lodeh,. Selain itu, buah ini juga bisa dibuat bubur, terutama untuk anak-anak.

Daunnya juga bisa dimanfaatkan sebagai sayur, sama seperti daun kacang panjang (yang biasa kita sebut sebagai lembayung) atau daun ubi jalar. Sekarang kita jarang menjumpainya di pasar tradisional sekalipun. Padahal, daun-daun ini mestinya bisa menjadi variasi dari sayuran yang biasa kita jumpai di pasar-pasar swalayan.

Tak hanya buah dan daunnya, bahkan bijinya pun bisa dikonsumsi sebagai kuaci seperti biji bunga matahari.pendek kata, semua bagian tanaman ini bisa dikonsumsi.

Buah labu kuning, terutama yang baru matangdan belum terlalu tua, memiliki banyak kandungan pati. Dengan pengolahan sederhana, buah kaya pati ini bisa dibuat menjadi tepung. Tepung labu kuning selanjutnya bisa dimanfaatkan sebagai pengganti maupun campuran tepung terigu atau tepung beras. Baik dalam bentuk tepung atau buah utuh, labu kuning bisa diproses menjadi makanan apa saja, mulai dari bakpia, pai, bingka, kue mangkuk, donat, lapis, es krim, dsb.

Kelebihan lainnya labu kuning juga kaya nutrisi. Daging buahnya yang kuning oranye banyak mengandung betakaroten, bahan pembuat vitamin A. Makin pekat warnanya, makin banyak kandungan karotennya. Karena kandungan karotennya ini, tepung labu kuning juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber vitamin A.

Menurut penelitian yang dilakukan di East China Normal University, ekstrak labu kuning juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah pasien diabetes. Memang khasiatnya tidak sampai mengganti obat antidiabetes, namun bisa menurunkan dosis obat yang diperlukan.

Minyak yang dihasilkan dari biji labu kuning juga terbukti bisa membantu menurunkan resiko pembesaran prostat. Ini kabar baik buat kaum laki-laki. Selain mengandung betakaroten biji labu kunung juga banyak mengandung seng serta omega-3 (asam lemak kategori “lemak baik” yang bisa mrngendalikan kadar kolesterol).

Selain itu  labu kuning juga banyak mengandung lutein, zat antioksidan, serta vitamin C. Selama proses masak, kadar vitamin C mengalami penurunan. Tapi jangan, khawatir, kandungan nutisi lainnya tidak banyak berubah.

Kandungan serat labu kuning memang tidak sebanyak buah-buah lain yang masih satu family, seperti melon atau timus suri. Namun, teksturnya yang lembut membuat labu kuning bisa dimanfaatkan untuk bubur buat balita atau orang dewasa yang harus makan halus.

(Disadur dari tabloid saji edisi245 rubrik nutrisi)

PUDING LABU KUNING

Hmmmm…..lama ga posting di blog. Ini udah hari ke – 7 puasa. Bingung mau bikin apa ya ntar buat buka. Karena ada labu kuning yang udah lama belinya tapi belom diapa-apain, akhirnya dibikin puding ae wes. Dan akhirnya woala Puding Labu kuning ala dapur PawonsGallery. Rasanya ‘ISTIMEWA’ manis dan gurih dari perpaduan santan dan labu, ditambah daun pandan membuat semakin wangi aromanya

Resep PUDING LABU KUNING

Bahan :

  • 200 gr labu kuning, dikukus
  • 1 1/2 bungkus agar – agar putih  (aku pake swallow globe)
  • 10 sendok makan gula pasir  (tergantung selera, kalo kemanisan bisa dikurangi kalo kurang manis ya tinggal ditambahin)
  • 1300 ml santan sedang
  • 1/4 sendok teh garam

Bahan Saus :

  • 500 ml santan sedang
  • 1 sendok makan maizena larutkan dengan 2 sendok makan air
  • sedikit garam buat rasa gurihnya santan

Cara Membuat :

  1. Haluskan labu dengan 100 ml santan
  2. Campur jadi satu agar – agar, gula, dan labu kuning yang telah dihaluskan dan santan serta garam
  3. Masak sambil diaduk pelan di atas api sedang sampai mendidih. Jaga jangan sampai pecah
  4. Matikan api kalo sudah mendidih dan biarkan sampai uapnya hilang
  5. Siap dicetak

Cara Membuat Saus :

  1. Masak santan dengan dibubuhi sedikit garam sambil terus diaduk pelan supaya tidak pecah
  2. Masukkan larutan maizena sambil terus diaduk hingga meletup – letup
  3. Matikan api dan tunggu hingga dingin. Tuang di atas puding

Sangat mudah bukan. Sangat cocok dinikmati waktu berbuka. Apalagi kalo cuacanya panas. OK…Happy cooking yaa