OREM-OREM AREMA

Sudah lama saya tidak mengulas tentang warung makan yang ada di Malang. Menutup tahun 2013 ini saya akan menulis tentang orem-orem.

Pagi hari dengan cuaca yang agak mendung pasti bawaannya lapar. Dan yang pas untuk hari ini adalah orem-orem. Sajian berkuah yang hangat dan gurih. Dan warung orem-orem tujuannya saya adalah warung orem-orem Arema yang ada di Jalan Blitar kota Malang.

orem-oremMasakan orem-orem mulai dikenal banyak orang, dan menjadi makanan tradisional khas Malang, mulai tersedia di banyak warung  sejak 1980-an. “Sebelumnya orem-orem hanya disajikan saat ada hajatan seperti pernikahan dan tasyakuran di masyarakat,” kata Alex Suprapto, penjual orem-orem, yang berlokasi di Jalan Blitar, Kota Malang kepada Kompas.com.

Sejak 1983, masakan orem-orem tak hanya tersaji saat acara hajatan di masyarakat. Di banyak warung tradisional dan penjual menggunakan gerobak mulai menjamur. “Tapi, saat ini hanya ada empat lokasi yang dikenal di Malang,” kata Alex.

orem-orem

Empat warung yang menjual makanan orem-orem tersebut terdapat di Jalan Blitar, Jalan Gatot Subroto, Jl Pasar Comboran dan di Jalan Songosari Kabupaten Malang. “Selain di empat lokasi itu, setahu saya tidak ada,” katanya.

Malang, dikenal dengan kota yang memiliki makanan khas tempe. Dari orem-orem, kini tempe sudah menjadi andalan oleh-oleh khas Malang. “Tempe khas Malang, juga menjadi andalan oleh khas Malang. Seperti kripik tempe,” katanya.

Orem-orem adalah masakan yang terbuat dari irisan tempe goreng, ayam, dan dimasak bersama kuah santan kental. Penyajiannya ketupat diiris kemudian diberi tauge, tempe dan disiram kuah sayur kuah santan. Kuahnya layaknya sayur lodeh dengan rasa sedikit pedas, ditambah kecap manis dan sambal sesuai selera.

orem-orem

“Ada dua macam yang kami sajikan. Ada orem-orem pakai ayam, ada yang pakai telur. Harganya beda, tapi rasa dan nikmatnya tetap sama,” ujar pria kelahiran Malang 3 Desember 1979 itu.

Dari dua macam jenis yang disajikan di warung bernama “Orem-orem Khas Arema” milik Alek itu harganya cukup merakyat. Mulai dari rakyat biasa hingga pejabat tinggi bisa menikmati makanan Orem-orem.

“Jika pakai ayam, harganya Rp 8.000. Jika pakai telur harganya hanya Rp 7.000 per porsi. Kelebihan orem-orem dimasak pakai arang, bara apinya yang tak merubah aroma bumbu. Jika, tak dimasak pakai bara api arang, aromanya akan berubah,” katanya.

Orem-orem, jelas Alek, tak hanya menu favorit warga Malang. Dari kalangan mahasiswa, wisatawan hingga pejabat tinggi negara menyukainya. “Saya juga sering diminta menyiapkan menu orem-orem untuk pejabat negara seperti menteri saat berkunjung ke Malang,” kata suami dari Sri Wahyuni ini.

Setiap harinya, warung Orem-orem Khas Arema, yang berdiri sejak 1995 itu dikunjungi lebih dari 150 orang. “Tak jarang juga para turis menikmati orem-orem disini,” katanya.

Ditanya apa rahasia membuat orem-orem dengan aroma khas? Alek mengaku, selain menggunakan tempe khas Malang, harus menggunakan bumbu lengkap.

“Bumbu lengkap, jangan dikurangi, agar kental. Bau bumbu harus tidak terasa dan harus menyatu dengan tempe dan ketupatnya, lalu masak dengan bara api arang,” katanya sembari merahasiakan cara merajik bumbu orem-orem buatannya. (Kompas.com)

orem-orem

Sudah pernah mencicipi orem-orem ini? Pasti ketagihan. Karena masakan ini hanya ada di kota Malang. Jadi kalau berkunjung ke kota Malang jangan lupa untuk mencicipinya.

Happy Holiday All..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s