CAH SAWI PUTIH DENGAN TELUR

Wah…sudah lama sekali ga masak sayur. Harusnya menu sayur ini selalu ada di meja menemani karbohidrat. Cuma kadang saya suka bingung dengan menu sayurnya. Secara hubby kurang begitu suka dengan segala macam sayur. Hanya sayur tertentu yang dia suka.

Sawi putih ini juga kurang begitu disukai. Kecuali kalau dicampur dengan mie. Tapi akhirnya luluh juga.

Sawi putih tentu sangat familiar bagi kita. Tapi sayuran ini jarang sekali dilirik saat kita belanja. Sayang sekali, padahal manfaatnya banyak loh. Sekali-kali coba kita lirik dan kita ambil, tapi tentunya harus bayar dulu ama penjualnya ya. Kita olah dengan eksperimen bumbu dan campuran sayur yang berbeda. Pasti akan menghasilkan menu baru dari sawi putih ini. Jangan hanya dibuat sup atau campuran mie goreng

Sawi putih kali ini akan saya eksekusi menjadi cah sawi putih dengan telur. Resep saya ambil dari majalah sedap pemula edisi 48 tahun 2008

CAH SAWI PUTIH DENGAN TELUR

Untuk 5 porsi

Bahan:

  • 1 ikat (300gram) sawi putih, potong-potong 3 cm (atau sesuai selera)
  • 3 siung bawang putih iris halus
  • ½ buah bawang bombay, potong kotak
  • 2 buah cabai meah besar, potong serong
  • 2 butir telur dan ¼ sdt garam, kocok rata
  • 1 sdt kecap ikan
  • 1 sdm saus tiram
  • ¼ sdt garam
  • ¼ sdt merica bubuk
  • ¼ sdt gula pasir
  • 100 ml air
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Tumis bawang putih, bawang Bombay, dan cabai merah besar sampai harum. Sisihkan di pinggir wajan. Tambahkan kocokan telur. Aduk sampai berbutir
  2. Masukkan sawi putih. Aduk sampai setengah layu. Tambahkan kecap ikan, saus tiram, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata
  3. Tuang air. Masak sampai matang

cah sawi putih dengan telur

See..simple kan. Try it and get a different taste from this vegetable

Note:

ü  Aduk – aduk telur sekedarnya saja, agar diperoleh butiran telur yang besar-besar

ü  Jika suka pedas bias ditambahkan cabai rawit merah

ü  Masukkan batang sawi terlebih dahulu karena agak keras jadi butuh waktu yang agak lama saat menumisnya dibandingkan daunnya

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s